NARASIJAMBI.COM – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Batang Hari masa bakti 2025-2030 resmi di lantik oleh Ketua IPSI Provinsi Jambi, PELDA (PURN) H. Hasan Basri Harahap di serambi rumah dinas bupati, Rabu (01/10/2025).
Pelantikan tersebut disaksikan langsung Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief serta Forkopimda, Ketua Koni Batang Hari, Sesepuh 8 Perguruan Pencak Silat di Batang Hari, Rektor UNISBA, Rektor UGK, Para Ketua Cabang Olahraga se-Kabupaten Batang Hari, dan para Kepala OPD/kabag/camat.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Fadhil Arief mengucapkan selamat atas pelantikan ini, dan berharap IPSI menjadi organisasi yang mampu mencetak generasi yang berprestasi
“Semoga dengan dilantiknya pengurus baru, kita ingin IPSI bukan hanya menjadi Organisasi yang besar secara struktur, tetapi juga kuat secara program, kokoh secara kebersamaan, serta nyata dalam mencetak prestasi,” katanya.
Lebih lanjut bupati yakin dengan pembinaan yang serius, kerjasama antar-perguruan yang solid, serta dukungan semua pihak, atlet pencak silat Batang Hari akan mampu menorehkan prestasi.
Menurutnya pancak silat sebagai sarana untuk mengembangkan fisik dan jiwa. Kemudian membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan patuh.
“Pancak silat bangkit dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Begitu banyak pejuang kita yang berasal dari pencak silat. Perjuangan hidup yang harus dilaksanakan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat,” ujarnya.
Fadhil juga mengatakan bahwa tantangan anak-anak masa kini yang terlalu sering bermain gawai, diusulkan agar pencak silat dapat diterapkan di sekolah-sekolah di Batang Hari.
“Kita sering menasehati anak-anak untuk tidak bermain gadget, tetapi kita harus mencari kegiatan positif lainnya. Harapannya pencak silat di sekolah-sekolah akan membantu membentuk kecerdasan emosional,” pungkasnya
Bupati juga berkomitmen untuk menberikan dukung penuh terhadap pembinaan Pencak Silat.
“Dukungan itu dapat berupa fasilitas latihan, pembinaan Atlet muda, hingga sinergi dengan dunia Pendidikan,” pungkasnya.












